Cerita di Balik Lahirnya FLORESPOS.ID

BAGIKAN:

Sepenggal cerita tentang latar di balik lahirnya FLORESPOS.ID, Kumpuan konten internet tentang Flores - Indonesia

Ijinkan saya bercerita dari awal, kenapa domain www.florespos.id ini lahir...

Berawal dari sebuah grup Facebook

Persis di awal tahun 2016, seorang teman membagikan kiriman tentang sebuah tool Facebook Marketing, sebut saja namanya FMT (Facebook marketing tool). Promo-nya menarik, tool itu punya banyak ''keajaiban', salah satunya men-screening akun Facebook untuk menemukan 'grup tak bertuan', grup Facebook yang ditinggal pergi adminnya dan tak terurus lagi.

Meski harganya cukup mahal, persis sebelum masa promo berakhir, saya akhirnya rela merogoh kocek. Yah, tak apalah, lumayan untuk membantu meringankan pekerjaan. Oh iya, kebetulan saat itu saya bekerja sebagai seorang Digital Strategist di sebuah media online yang berkantor di Jakarta.

Singkat cerita, setelah membolak-balik dokumen pdf panduan dan mengutak-atik satu dua button, FMT itu pun saya coba di akun Facebook saya. Voila! puluhan grup tak bertuan kemudian langsung 'terjaring'; saya otomatis menjadi adminnya. what a magic tool!.

Salah satu grup yang 'terjaring' itu adalah grup Flores POS, yang saat itu masih menyandang nama yang dibuat admin sebelumnya: Harian flores pos (sengaja saya tulis dengan persis). Grup yang saat itu punya duaribuan member itu kelihatannya sudah tidak diurus sejak lama.

Betapa tidak, ragam postingan mulai dari spamming content berisi promosi situs dewasa, promosi paket wisata, jualan motor bekas sampai jualan obat ada di sana. Postingan-postingan itu tumpang-tindih dengan kiriman link-link berita dari media-media online berbasis pembaca Flores yang saat itu mulai bermunculan.

Credit: @Brian Calleja

Berganti nama menjadi "Flores POS"

Untuk beberapa lama, setelah menjadi admin, tidak banyak perubahan yang saya lakukan di grup itu selain menghapus konten-konten spamming dan memblokir sekian banyak fake account yang terus-terusan memposting jualan ini-itu secara otomatis.

Meski kecil, tetapi ternyata efeknya besar. Lama-kelamaan, grup itu mulai ramai. Saya masih ingat, setiap kali membuka HP di pagi hari dan mengecek notifikasi Facebook, pasti akan selalu ada pengguna Facebook yang meminta bergabung sebagai anggota.

Sampai suatu ketika saya tersadar, anggota grup itu sudah hampir lima ribuan, batas yang diberikan Facebook untuk mengubah settingan sebuah grup menjadi public atau closed. Ah, tentu banyaknya pengguna Facebook yang meminta bergabung karena mereka sangat berharap bisa mendapatkan informasi tentang Flores di sana - selain karena nama grupnya yang memang familiar.

Ya, siapa (orang Flores) yang tidak kenal dengan Harian Umum Flores Pos? Tentunya, para anggota yang baru bergabung itu berharap, mereka bisa mendapatkan informasi atau berita dari koran Flores Pos di sana. Tetapi, tentu saja tidak.

Tidak, karena saat itu pun sampai hari ini memang Harian Umum Flores Pos belum hijrah ke dunia digital. Beritanya masih dikemas dalam bentuk cetak, koran.

Tidak, karena berita-berita yang rutin mengisi beranda grup adalah berita-berita dari media-media (online) lain, bukan dari Flores Pos.

Karenanya, agar tak ada lagi pengguna Facebook lain yang ingin bergabung dan kemudia kecewa, nama dan deskripsi grup itu saya ganti menjadi Flores POS: Postingan-postingan tentang Flores.

Credit: @Abby Besorio

Punya kembaran: fanpage "Flores POS"

Entah bagaimana, pun setelah nama grupnya diganti, permintaan untuk menjadi anggota grup malah makin meningkat dari hari ke hari. Terus terang, dengan semakin banyaknya anggota grup, saya cukup kewalahan sebagai admin.

Betapa menyandang status sbagai admin sebuah grup Facebook itu bukan 'jabatan' yang bisa dianggap sebelah mata. Memoderasi komentar, menghapus postingan spamming, mengeluarkan anggota yang ternyata akun palsu, menghapus duplikasi konten, dan sekian tetek-bengek lainnya.

Ternyata, ada hasilnya juga. Anggota grup Flores POS meningkat menjadi sepuluhribuan. Wah!!

Sebagai seseorang dengan latar digital strategist, saya punya keingintahuan yang kuat tentang apa saja jenis tulisan yang paling banyak dibaca anggota grup, atau link berita mana yang paling 'laris' mendapatkan traffic.

Tetapi, grup Facebook punya keterbatasan. Grup tidak menyediakan perangkat analytics sebagaimana fitur facebook yang satunya lagi: fanpage. Dari sanalah terpikir ide untuk membuat fanpage Facebook khusus dengan nama yang sama: Flores POS.

Sambil mengajak pengguna Facebook untuk menyukai fanpage, saya pun mulai menoba untuk 'sengaja' menambahkan orang untuk menjadi anggota grup "Flores POS". Tujuannya satu: dengn semakin banyak anggota, semakin besar pelung konversi anggota grup menjadi likers fanpage, dan semakin akurat pula nantinya data tentang pola kecenderungan pembaca yang nantinya bisa saya dapatkan.

Persis di awal Maret 2017, grup tersebut telah beranggotakan duapuluhan ribu anggota. Mengingat jumlah yang sebesar itu, saya pun kemudian membuat semacam tata-tertib postingan di grup untuk memudahkan moderasi postingan sehari-hari. Versi website dari tata tertib itu bisa diakses juga di  sini: Peraturan Grup Facebook Flores POS.

Credit: @Leeke

'Membeli' Flores Pos

Belakangan, saat mengisi kelengkapan data mengenai deskripsi fanpage Flores POS, awalnya saya mengisi kolom "alamat website" dengan "florespos.com". Tetapi setelah dicek kembali, ternyata domain tersebut belum aktif dan masih diparkir di pasar domain (Huge Domain) dengan harga nominal harga ribuan dollar. Tak percaya? Coba cek dengan mengetikkan www.florespos.com di browser.

Yah, tentu saja saya kecewa. Kecewa pertama, karena ternyata domain tersebut belum aktif. Kedua, karena pemiliknya sudah pasti bukan Koran Harian Umum Flores Pos. Iya, sederhana saja. Pihak Flores Pos tentu tidak akan menjual domainnya di pasar domain, bukan?

Iseng-iseng, saya lalu mencoba mencari alternatif lain selain nama florespos.com. Ternyata domain florespos.id belum ada yang punya! Sejujurnya, sesaat setelah membaca itu, Saya langsung mnekan tombol order dan lari ke ATM.

Itulah kira-kira latar cerita tentang lahirnya florespos.id. Maaf bila ceritanya kelewat panjang. Anggap saja curhatan seorang teman.* (Penulis: Robert Bell. Thundang)

Credit: @Stani Hart

Nama

Artikel,8,Bacaan,1,Bidadari Pulau Bunga,1,Fakta Unik,10,Flores,16,Flores Cantik,5,Flores POS,12,Floresisme,10,Galeri,7,Ignas Iryanto,1,Indonesia,14,Jelajah,8,Kabar Warga,1,Komodo,2,Kopi Flores,4,Labuan Bajo,2,Maggarai Barat,1,Manggarai Tengah,1,Manggarai Timur,3,Nicholas Saputra,4,NTT,10,Opini,3,Peristiwa,19,Press Release,1,Redaksi,1,Tour de Flores,8,Trending Topic,32,Wisata,21,
ltr
item
FLORESPOS.ID: Cerita di Balik Lahirnya FLORESPOS.ID
Cerita di Balik Lahirnya FLORESPOS.ID
Sepenggal cerita tentang latar di balik lahirnya FLORESPOS.ID, Kumpuan konten internet tentang Flores - Indonesia
https://2.bp.blogspot.com/-IBz5LXXfAp4/WUn9kPmlwdI/AAAAAAAAAI0/Xw9o3A2MdkUHMpu5TM4HE6VvHylpFHO7ACLcBGAs/s640/sejarah%2Blahirnya%2BFlores%2BPOS.webp
https://2.bp.blogspot.com/-IBz5LXXfAp4/WUn9kPmlwdI/AAAAAAAAAI0/Xw9o3A2MdkUHMpu5TM4HE6VvHylpFHO7ACLcBGAs/s72-c/sejarah%2Blahirnya%2BFlores%2BPOS.webp
FLORESPOS.ID
http://www.florespos.id/2017/06/cerita-di-balik-lahirnya-floresposid.html
http://www.florespos.id/
http://www.florespos.id/
http://www.florespos.id/2017/06/cerita-di-balik-lahirnya-floresposid.html
true
240027915275159787
UTF-8
Semua postingan Belum ada postingan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batal Balas Delete Oleh Home HALAMAN POSTINGAN Lihat Semua Rekomendasi LABEL ARSIP CARI SEMUA POSTINGAN Tidak ditemukan postingan yang Anda cari Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu lalu Follower Follow KONTEN PREMIUM Bagikan untuk buka kunci Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy